Senin, 01 Desember 2008

Aku Yang Bersalah

Buku jari mu terkepal
Entah genggam apa
Katup mulutmu terkunci
Entah simpan apa

Bola mata dingin pudar
Diam tak terbaca
Garis wajah mu berubah
Murung dan tak bergairah

Mungkin lewat syair ini
Akan dapat menyusup
Menguak jendela hati mu
Dan kau dengar suara hati ku

Bila masih mungkin
Kita menorehkan bakti
Atas nama jiwa
Dan hati tulus ikhlas

Aku memohon maaf pada mu
Meski engkau memasang wajah garang
Dan tetap menekanku
Bersikeras aku pantang menyerah

Demi langkah kedepan
yang tak terbeban
Demi kedamaian
yang mulai bersemi

08 Oktober 2008

Tidak ada komentar: