Rabu, 31 Desember 2008

Sinar Kepedihan

Malam itu langit
Bermandikan cahaya
Bintang
Bulan pun Bersinar
Namun menambah
Kepedihan

Mengapa engkau mendusta seribu bahasa
Mengapa engkau membisu seribu kata
Ingn aku membencimu
Namun diriku tak mampu
Sakit di hatiku
Luka di jantungku

Tapi kini apa daya
Semua menjadi nyata
Cintamu bukan untukku
Hingga daku menanggung
Rindu


Sby, 31 Desember 2008

Tidak ada komentar: