Leherku terjerat
Suaraku tercekat
Beban nan berat
Aku tersesat
Tatapan kosong
Di setiap ruas lorong
Hanya uapan derita
Siksa aib tiada tara
Aku salah
Pernah salah
Tapi aku bukan sampah
Yang ....
Dibuang
Di cibir orang
Nyata-nyata sekarang
Aku.... di pinggirkan
Karna khilaf sesaat
Aku di laknat
Karna dosa tercatat
Masa depan ku sekarat
Belum waktu ku terlambat
Bersujud mengucap tobat
Beribu sesal
Kian di obral
Jeruji ini....
Tiang-tiang bui....
Tlah mengadili ku
Memasung asa ku
Hingga kepasrahaan hadir
Aku ingin terlahir kembali
15 Maret 2008
Rabu, 03 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar